Pendeta Paolo Dall'Oglio menghilang sejak 29 Juli 2013 lalu, ketika berada di kota Raqqa, yang merupakan markas kuat militan ISIS. Dall'Oglio bertugas sebagai pendeta di Suriah selama lebih dari 30 tahun terakhir dan mendukung pemberontakan melawan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Dall'Oglio dikenal di Timur Tengah dan Eropa atas kinerjanya mempromosikan dialog lintas agama antara Kristen dengan Muslim. Ketika Suriah dilanda konflik empat tahun lalu, Dall'Oglio enggan mengungsi dan meninggalkan negara tersebut. Demikian seperti dilansir Reuters, Senin (27/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di hadapan puluhan ribu jemaat di St Peter's Square, Paus Fransiskus berdoa bersama dan menyerukan pembaharuan komitmen terkait penculikan ketiga pemuka agama tersebut.
"Agar saudara-saudara kita bisa segera mendapat kebebasan mereka," ucapnya.
Lebih dari seperempat juta orang tewas dalam konflik Suriah yang pecah sejak tahun 2011. Banyak lagi orang yang menjadi korban penculikan atau dinyatakan hilang saat berada di Suriah. (nvc/ita)











































