Kepolisian Israel menyatakan seperti dilansir AFP, Senin (27/7/2015), aparat kepolisian perbatasan memasuki kamp pengungsi Qalandia, dekat Ramallah untuk menangkap dua "tersangka aktivis teror". Satu dari kedua tersangka tersebut tertembak di bagian kaki saat dia berlari di atas atap. Remaja Palestina itu kemudian terjatuh saat mencoba melompat ke atap gedung lainnya. Setelah jatuh, dia dinyatakan tewas.
Pemuda tersebut diidentifikasi sebagai Mohammad Abu Latifa, berumur 18 tahun. Kepolisian Israel menyatakan, pasukan Israel telah meminta Abu Latifa untuk berhenti berlari, sebelum menembak bagian kakinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan bahwa paramedis sempat mencoba menyelamatkan jiwa Abu Latifa, namun dia dinyatakan tewas di lokasi kejadian.
Menurut sumber-sumber di Qalandia, pasukan Israel menyerbu kamp pengungsi itu pada Senin (27/7) dini hari waktu setempat. Kedua tersangka tersebut dituduh merencanakan serangan teror di Israel.
Sebelumnya pada Kamis, 23 Juli lalu, pasukan Israel juga menembak mati seorang warga Palestina di Tepi Barat saat menangkap putranya. Sehari sebelumnya pada Rabu, 22 Juli, pasukan Israel menembak mati seorang warga Palestina saat bentrokan di dekat kota Jenin, Tepi Barat. (ita/ita)










































