Bom Mobil Tewaskan 6 Orang Setelah Presiden Obama Tinggalkan Kenya

Bom Mobil Tewaskan 6 Orang Setelah Presiden Obama Tinggalkan Kenya

Dhani Irawan - detikNews
Senin, 27 Jul 2015 06:10 WIB
Bom Mobil Tewaskan 6 Orang Setelah Presiden Obama Tinggalkan Kenya
Ilustrasi (Foto: Feisal Omar/REUTERS)
Mogadhisu - Militan Al-Shabaab meledakkan bom mobil yang menewaskan setidaknya 6 orang di sebuah hotel dengan keamanan ketat di Mogadishu, Somalia. Bom mobil itu meledak setelah Presiden AS Barack Obama meninggalkan Kenya untuk menuju ke Ethiopia.

Hotel di ibu kota Somalia itu merupakan tempat tinggal bagi beberapa pejabat diplomatik. Serangan bunuh diri itu merupakan yang serangan terkini dari serangkaian ledakan bom yang terjadi.

Dilansir AFP, Senin (27/7/2015), ledakan itu terjadi setelah Presiden Obama meninggalkan Kenya dan menuju ke Ethiopia. Gedung Putih pun secara keras mengeceam tindakan itu dan menyebutnya 'mengerikan'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebuah pernyataan dalam situs jihadis Al-Shabaab menyebutkan bahwa mereka menyerang hotel Jazeera Palace. Hotel itu disebut menjadi tempat tinggal bagi pejabat misi diplomatis Tiongkok, Qatar, dan Uni Emirat Arab dan juga terkenal di antara pejabat pemerintahan Somalia.

"Kami telah melihat sekitar 6 orang tewas dan sebagian besar merupakan petugas keamanan hotel," sebut petugas keamanan pemerintah, Mohamed Jama, yang mengatakan kemungkinan jumlah korban akan bertambah.

Al-Shabaab menyebut serangan bom bunuh diri di hotel itu 'sebagai pembalasan atas pembunuhan puluhan warga sipil yang tidak bersalah' yang mereka klaim telah tewas selama serangan minggu ini oleh militer Ethiopia melawan Al-Shabaab di bagian selatan Somalia. (dhn/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini