Ancam Bunuh Dubes AS, Pria Korsel Ditangkap

Ancam Bunuh Dubes AS, Pria Korsel Ditangkap

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 24 Jul 2015 18:05 WIB
Ancam Bunuh Dubes AS, Pria Korsel Ditangkap
Dubes AS untuk Korsel Mark Lippert (Reuters)
Seoul - Otoritas Korea Selatan (Korsel) menangkap seorang warganya terkait ancaman pembunuhan terhadap Duta Besar Amerika Serikat untuk Korsel, Mark Lippert. Ancaman ini disampaikan melalui pesan pada situs resmi Gedung Putih.

Seperti dilansir CNN, Jumat (24/7/2015), pria Korsel yang diidentifikasi sebagai Lee ini ditangkap pada 16 Juli lalu. Namun baru diumumkan otoritas Korsel pada Jumat (24/7) waktu setempat.

Menurut penyidik Korsel, Lee yang berusia 30 tahun ini merupakan pengangguran dan hidup menutup diri dengan hanya sedikit interaksi dengan orang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lee meninggalkan pesan berisi ancaman pembunuhan itu pada situs resmi Gedung Putih pada 8 Juli lalu. Ketika Kedutaan Besar AS memberitahu otoritas Korsel soal ancaman tersebut, mereka melacak Lee dengan menggunakan alamat IP komputer yang digunakannya saat meninggalkan pesan tersebut.

Pada komputer Lee, polisi Korsel menemukan draf dari pesan berisi ancaman pembunuhan itu. Kepada polisi, Lee membantah tudingan ini.

Otoritas AS menyambut baik penangkapan Lee ini. "Kami mengapresiasi tindakan cepat otoritas Korea dalam mengidentifikasi dan menangkap tersangka," ucap juru bicara Kedubes AS untuk Korsel, Nida Emmons kepada CNN.

Dubes AS untuk Korsel, Mark Lippert sendiri tidak terpengaruh dengan adanya ancaman pembunuhan ini. Dubes Lippert kini dalam pengamanan ketat usai insiden penikaman pada 5 Maret lalu. Saat itu, Dubes Lippert yang menghadiri acara Dewan Rekonsiliasi dan Kerjasama Korea diserang dengan pisau hingga mengalami luka di bagian wajah dan dagu, serta lengannya. Pelaku penyerangan telah ditangkap dan segera diadili. (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads