Serangan udara AS itu dilancarkan di provinsi Paktika pada 11 Juli lalu. Komandan senior Al-Qaeda, Abu Khalil al-Sudani dan dua militan lainnya tewas dalam serangan itu.
Demikian disampaikan Pentagon dalam statemen yang dirilis kepada para wartawan di Irak yang menyertai kunjungan Menteri Pertahanan AS Ashton Carter, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (24/7/2015).
"Al-Sudani merupakan satu dari tiga ekstremis yang tewas dalam serangan itu. Kematian al-Sudani akan semakin melemahkan operasi Al-Qaeda di seluruh dunia," demikian pernyataan Pentagon.
Pentagon menggambarkan Sudani sebagai kepala operasi bahan peledak dan bunuh diri kelompok Al-Qaeda. Dia juga dinyatakan terlibat langsung dalam merencanakan serangan-serangan terhadap AS.
"Dia juga memerintahkan operasi terhadap pasukan koalisi, Afghan dan Pakistan, serta menjalin hubungan erat dengan Aymar al-Zawahiri, pemimpin Al-Qaeda," demikian disampaikan Pentagon. (ita/ita)











































