"Total 251 orang telah dibawa untuk ditahan atas keanggotaan kelompok-kelompok teroris," demikian statemen kantor Perdana Menteri Turki seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (24/7/2015). Operasi penangkapan itu dilakukan di 13 provinsi di seluruh Turki.
Dalam operasi tersebut, polisi menggerebek alamat-alamat di sejumlah distrik Istanbul dan wilayah lainnya untuk mencari anggota ISIS, Partai Pekerja Kurdi (PKK) dan kelompok militan lainnya.
Kantor berita Dogan melaporkan, 140 alamat digerebek di 26 distrik di Istanbul dalam operasi raksasa yang melibatkan sekitar 5 ribu polisi tersebut.
Operasi penangkapan ini dilakukan setelah serangan bom bunuh diri di Suruc, sebuah kota Turki di perbatasan Suriah pada Senin, 20 Juli lalu. Sebanyak 32 orang tewas dalam serangan yang diklaim ISIS tersebut.
Kemudian dua polisi tewas ditembak di wilayah tenggara Turki, dekat perbatasan Suriah pada Rabu, 29 Juli lalu. Sayap militer PKK mengklaim penembakan itu sebagai pembalasan atas pengeboman di Suruc.
Kemudian pada Kamis, 23 Juli kemarin, seorang polisi tewas dalam serangan di kota Diyarbakir yang penduduknya mayoritas Kurdi.
(ita/ita)











































