Biasanya pabrik-pabrik, sekolah dan fasilitas lainnya mulai beroperasi pukul 08.00 setiap harinya. Namun selama puncak musim panas ini, yang dikenal di Korea sebagai sambok, rezim Pyongyang memerintahkan semua fasilitas untuk buka lebih awal. Selama musim panas ini, suhu udara rata-rata mencapai 29 derajat Celsius.
Banyak warga Korut, khususnya anak-anak sekolah yang harus berjuang untuk membiasakan dengan jadwal sambok yang diberlakukan sejak 20 Juli ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan sumber tersebut, akibat musim panas ini, restoran-restoran milik negara pun hanya buka hingga waktu makan siang. Hal ini membuat susah para pejabat negara yang tengah melakukan perjalanan bisnis ke berbagai wilayah. Sebabnya, mereka kesulitan mencari tempat makan malam.
Tak hanya musim panas, Korut saat ini juga tengah menghadapi kekeringan yang mengakibatkan suplai listrik dari pembangkit tenaga air memburuk. (ita/ita)











































