Seperti dilansir Reuters, Rabu (22/7/2015), kedua warga negara asing ini ditangkap di Brescia, sebuah kota kecil dekat Milan. Namun sayangnya, tidak disebut lebih lanjut identitas kedua warga asing yang ditangkap ini.
Dalam keterangannya, kepolisian Italia hanya menyebut bahwa salah satu tersangka yang ditangkap merupakan pria Tunisia berusia 35 tahun yang membuat akun Twitter untuk memposting pesan-pesan ancaman mengatasnamakan ISIS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak banyak informasi yang disampaikan kepolisian Italia terkait penangkapan ini. Pihak kepolisian setempat baru akan memberikan keterangan lebih lanjut dalam konferensi pers pada Rabu (22/7) waktu setempat.
Dalam beberapa bulan terakhir, kepolisian Italia dalam kondisi waspada tinggi atas kemungkinan serangan terhadap kantor kedutaan, gereja, sinagoge (tempat ibadah Yahudi), Vatikan dan area-area ramai turis.
Pada 11 Juli lalu, kantor Konsulat Italia di Kairo, Mesir dilanda serangan bom. Satu warga sipil tewas dan 9 orang lainnya luka-luka akibat ledakan tersebut. Tidak ada warga Italia yang menjadi korban. Namun, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas ledakan itu. (nvc/mad)











































