Emi Wakabayashi awalnya ditangkap setelah polisi menemukan satu jasad bayi yang baru lahir di dekat rumahnya di prefektur Ehime, Jepang bagian barat. Di rumah itu, Wakabayashi tinggal bersama ayah, adik laki-laki dan anak laki-lakinya. Demikian seperti dilansir AFP, Rabu (22/7/2015).
Namun penyelidikan lanjutan berujung pada temukan tulang kerangka empat bayi lainnya di dekat rumah Wakabayashi pada Senin (20/7). Menurut kepolisian setempat, kerangka-kerangka bayi itu dimasukkan ke dalam beberapa tas plastik yang disegel. Tindak pidana ini juga diyakini sudah berlangsung selama satu dekade terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat diinterogasi polisi, Wakabayashi mengaku dirinya telah melahirkan total lima bayi sejak tahun 2006 lalu. Wakabayashi juga mengakui dirinya sengaja menelantarkan semua bayinya. Tidak disebut lebih lanjut jenis kelamin bayi-bayi yang dilahirkannya.
"Dia mengindikasikan bahwa dirinya terlibat dalam pembunuhan beberapa bayi itu," sebut seorang personel kepolisian setempat yang menangani kasus ini.
Polisi ini menambahkan, pihaknya juga menginterogasi anggota keluarga Wakabayashi dan melakukan tes DNA untuk mencari tahu ayah dari bayi-bayi yang dilahirkan Wakabayashi. (nvc/mad)











































