Ketiga wartawan lepas ini diidentifikasi sebagai Antonio Pampliega, Jose Manuel Lopez dan Angel Sastre. Ketiganya dilaporkan tengah mengerjakan laporan investigasi di kota Aleppo, yang juga menjadi lokasi penculikan sejumlah wartawan asing lainnya.
Disampaikan Asosiasi Wartawan Spanyol (FAPE) kepada media Spanyol dan dilansir Reuters, Rabu (22/7/2015), bahwa ketiga wartawan itu masuk ke Suriah dari Turki pada 10 Juli lalu. Sejak saat itu, belum ada kabar sama sekali soal kondisi maupun keberadaan ketiga wartawan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak diketahui pasti laporan investigasi yang dilakukan oleh ketiga wartawan itu menyangkut soal isu apa.
Belum diketahui juga kelompok ataupun pihak tertentu yang berada di balik penculikan ketiga wartawan Spanyol itu. Namun insiden penculikan wartawan sebelumnya biasa melibatkan kelompok militan garis keras di Suriah, terutama militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri Spanyol menyatakan, pihaknya menyadari situasi penculikan ketiga warganya ini. Kementerian Luar Negeri Spanyol menegaskan pihaknya tengah menangani situasi ini, tanpa memberi penjelasan lebih lanjut. (nvc/mad)











































