Pria bernama Junead Ahmed Khan (24) dan pamannya, Shazid Ahmed Khan, ditangkap oleh otoritas Inggris, pekan lalu. Kedua pria yang berasal dari Luton, Inggris bagian tengah ini dicurigai tengah mempersiapkan aksi terorisme.
"Dicurigai bahwa Junead Khan dan Shazib Khan berencana pergi ke Suriah untuk bergabung dengan organisasi terlarang, Islamic State in Levant atau ISIL (nama lain ISIS)," ujar Wakil Kepala Divisi Pemberantasan Terorisme pada Pengadilan Inggris, Deborah Walsh, seperti dilansir Reuters, Rabu (22/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua pria itu hadir dalam persidangan di pengadilan Westminster, London yang digelar pada Selasa (21/7) waktu setempat. Keduanya tetap ditahan selama proses persidangan berlangsung.
Tidak disebutkan lebih lanjut target serangan kedua pria Inggris tersebut.
Namun demikian, acara peringatan Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli lalu di pangkalan militer RAF Fetlwell, yang merupakan tempat tinggal personel Angkatan Udara AS, sempat dibatalkan karena ada ancaman lokal.
Seorang sumber pemerintahan AS menuturkan bahwa otoritas AS meyakini serangan teror itu akan dilakukan saat peringatan 4 Juli. Sumber AS itu juga menyebut ada kemungkinan kedua pelaku berkomunikasi, baik secara langsung maupun secara tidak langsung dengan ISIS. (nvc/mad)











































