Berencana Serang Pangkalan Militer AS, Pemuda Inggris Diadili

Berencana Serang Pangkalan Militer AS, Pemuda Inggris Diadili

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 22 Jul 2015 12:06 WIB
Berencana Serang Pangkalan Militer AS, Pemuda Inggris Diadili
Ilustrasi (Getty Images)
London - Otoritas Inggris mengadili seorang warganya yang merencanakan serangan terhadap personel militer Amerika Serikat yang berbasis di Inggris. Pria ini juga berniat untuk bergabung dengan militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Suriah bersama pamannya.

Pria bernama Junead Ahmed Khan (24) dan pamannya, Shazid Ahmed Khan, ditangkap oleh otoritas Inggris, pekan lalu. Kedua pria yang berasal dari Luton, Inggris bagian tengah ini dicurigai tengah mempersiapkan aksi terorisme.

"Dicurigai bahwa Junead Khan dan Shazib Khan berencana pergi ke Suriah untuk bergabung dengan organisasi terlarang, Islamic State in Levant atau ISIL (nama lain ISIS)," ujar Wakil Kepala Divisi Pemberantasan Terorisme pada Pengadilan Inggris, Deborah Walsh, seperti dilansir Reuters, Rabu (22/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lebih lanjut, Junead Khan dicurigai merencanakan serangan teroris terhadap personel militer AS di Inggris dan dia dijerat dakwaan terorisme tambahan atas hal ini," imbuhnya.

Kedua pria itu hadir dalam persidangan di pengadilan Westminster, London yang digelar pada Selasa (21/7) waktu setempat. Keduanya tetap ditahan selama proses persidangan berlangsung.

Tidak disebutkan lebih lanjut target serangan kedua pria Inggris tersebut.

Namun demikian, acara peringatan Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli lalu di pangkalan militer RAF Fetlwell, yang merupakan tempat tinggal personel Angkatan Udara AS, sempat dibatalkan karena ada ancaman lokal.

Seorang sumber pemerintahan AS menuturkan bahwa otoritas AS meyakini serangan teror itu akan dilakukan saat peringatan 4 Juli. Sumber AS itu juga menyebut ada kemungkinan kedua pelaku berkomunikasi, baik secara langsung maupun secara tidak langsung dengan ISIS. (nvc/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads