Festival Godavari Maha Pushkaralu ini merupakan festival agama Hindu yang digelar setiap 144 tahun sekali. Festival ini digelar di bantaran sungai suci Godavari dan warga bisa memanjatkan doa selama 12 hari ke depan. Seperti dilansir Reuters, Selasa (14/7/2015), insiden ini terjadi pada hari pertama festival ini digelar. Polisi memperkirakan ada lebih dari 1 juta orang yang hadir saat kerusuhan terjadi.
Kerusuhan berawal ketika seorang pengunjung wanita terjatuh saat sedang antre bersama kerumunan massa yang hendak masuk ke gerbang bantaran sungai Godavari. Situasi semakin kacau karena pengunjung terlibat aksi saling dorong saat berdesak-desakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas insiden ini, Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan duka cita mendalam bagi korban dan keluarganya. "Merasa sangat sedih atas hilangnya banyak nyawa akibat kerusuhan di Rajahmundry. Belasungkawa saya bagi keluarga korban tewas dan doa saya bagi korban luka," ucapnya.
Sedangkan Kepala Menteri Andhra Pradesh, Chandrababu Naidu mengumumkan kompensasi masing-masing 1 juta rupee atau setara Rp 210 juta untuk setiap keluarga korban tewas. Naidu juga memerintahkan pengerahan lebih banyak polisi di lokasi festival untuk mengatur massa yang datang.
Lebih dari 150 ribu polisi dan 171 kamera keamanan telah disiagakan di lokasi untuk memantau arus pengunjung festival. Namun tetap saja insiden tidak bisa dihindari. Otoritas setempat memperkirakan, total akan ada 40 juta pengunjung yang hadir dalam festival ini. (nvc/ita)










































