Seperti dilansir CNN, Selasa (14/7/2015), ABG bernama Autumn Veatch ini terbang bersama kakek dan neneknya dengan pesawat pribadi berukuran kecil. Pesawat meninggalkan wilayah Montana pada Sabtu (11/7) waktu setempat. Tapi pesawat tersebut tidak pernah sampai tujuan, yakni Lynden, Washington. Di tengah perjalanan, pesawat mengalami kecelakaan dan jatuh di wilayah terpencil.
"Autumn tidak memberitahu kami kondisi kakek dan neneknya, tapi tampaknya tidak baik. Tampaknya mereka tidak berhasil selamat," tutur Sheriff Okanogan County, Frank Rogers kepada CNN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Autumn dievakuasi dan kemudian dibawa ke rumah sakit setempat, sementara ayahnya mendatangi wilayah tersebut untuk menjemputnya.
Media setempat, Bellingham Herald melaporkan bahwa ayah Autumun, David Veatch telah menuju ke Three Rivers Hospital di Brewster, tempat anaknya dirawat. Menurut David, putrinya berusaha menolong kakek dan neneknya, Leland dan Sharon Bowman untuk keluar dari pesawat, namun tidak berhasil.
David menuturkan, Autumn sempat menunggu tim penyelamat di dekat lokasi jatuhnya pesawat selama sehari, sambil menangis. Ketika tidak ada yang menolong, Autumn berinisiatif untuk bergerak sendiri mencari bantuan.
Hingga kini tim penyelamat masih mencari lokasi jatuhnya pesawat dan juga mencari kakek-nenek Autumn. Pencarian mengalami hambatan karena medan pegunungan yang sulit diakses. (nvc/ita)











































