Ancaman tersebut disampaikan kepada Trump melalui media sosial Twitter. Disebutkan bahwa ancaman tersebut berasal dari sebuah akun dengan nama sama seperti bos kartel narkoba Meksiko Joaqin 'El Chapo' Guzman yang baru kabur dari penjara pada Sabtu (11/7) lalu.
"FBI menyadari penuh situasi ini dan secara aktif menyelidiki ancaman terhadap Trump ini," tutur juru bicara tim kampanye Trump kepada AFP, Selasa (14/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tweet bernada ancaman dari akun @ElChap0Guzman disampaikan dalam bahasa Spanyol pada Minggu (12/7). Jika diterjemahkan, tweet tersebut berbunyi: "Tetap membuat masalah dan saya akan membuat Anda menelan kata-kata kasar Anda sendiri."
Pemilik akun tersebut belum diketahui pasti. Namun Trump, via akun Twitter resminya, pernah melontarkan lelucon jika dirinyalah yang membebaskan Guzman dari penjara, sembari mengkritik keamanan perbatasan AS-Meksiko.
"El Chapo dan kartel narkoba Meksiko memanfaatkan perbatasan yang leluasa seperti penyedot debu, menyedot narkoba dan kematian ke wilayah AS," tulis Trump via akun Twitter-nya beberapa waktu lalu. (nvc/ita)










































