Baru Sehari Dibebaskan, Warga Palestina Kembali Ditangkap Israel

Baru Sehari Dibebaskan, Warga Palestina Kembali Ditangkap Israel

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 14 Jul 2015 12:52 WIB
Baru Sehari Dibebaskan, Warga Palestina Kembali Ditangkap Israel
Foto: Internet
Tepi Barat, - Kepolisian Israel kembali menangkap warga Palestina yang baru dibebaskan dari penjara. Pria berumur 37 tahun itu ditangkap sehari setelah dia dibebaskan menyusul aksi mogok makannya selama 56 hari di penjara.

"Khader Adnan ditangkap karena dia tak berhak berada di Kota Tua Yerusalem di mana akses bebas hanya diberikan bagi warga Palestina Tepi Barat yang berumur 50 tahun ke atas, dan dia baru 37 tahun," ujar juru bicara kepolisian Israel, Luba Samri kepada kantor berita AFP, Selasa (14/7/2015).

Namun Samri bersikeras bahwa itu bukan penangkapan namun "penyelidikan untuk menyelidiki pelanggaran yang dilakukan Khader Adnan".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara kepolisian Israel lainnya, Micky Rosenfeld mengatakan, Adnan merupakan aktivis Jihad Islam dan karena itulah dia dilarang masuk ke Yerusalem. Otoritas Israel menganggap kelompok Jihad Islam sebagai organisasi teroris.

Menurut pejabat-pejabat dinas keamanan Palestina, Adnan ditangkap saat pergi ke masjid Al-Aqsa pada Senin, 13 Juli. Sebelumnya pada Minggu, 12 Juli lalu, Adnan disambut bak pahlawan di desanya di dekat Jenin, Tepi Barat setelah dibebaskan dari penjara Israel.

Pria berkaca mata itu dibebaskan setelah melakukan aksi mogok makan selama 56 hari yang nyaris membuat nyawanya melayang. Mogok makan itu dilakukan sebagai protes atas prosedur kontroversial yang memungkinkan penahanan tanpa dakwaan untuk waktu yang tidak ditentukan.

Dari total 5.686 tahanan Palestina yang saat ini mendekam di penjara Israel, sebanyak 379 orang di antaranya ditahan sesuai prosedur tersebut. (ita/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads