Ledakan bom itu terjadi pada Senin, 13 Juli sekitar pukul 12.10 waktu setempat di pos pemeriksaan Jimtilo, saat para penumpang yang tiba di Maiduguri tengah diperiksa.
"Si pengebom menewaskan empat orang dan melukai lima orang lainnya," ujar Babakura Kolo, yang merupakan bagian dari pasukan gabungan milisi yang membantu militer melawan para militan Boko Haram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Sabtu, 11 Juli lalu, dua orang juga tewas di Maiduguri ketika dua pengebom bunuh diri mencoba menargetkan sebuah stasiun bus yang ramai, namun digagalkan polisi. Kedua korban tewas adalah dua pengebom itu sendiri.
Sekitar satu jam setelah insiden itu, seorang pria pengebom bunuh diri yang menyamar menjadi wanita dan mengenakan cadar, meledakkan dirinya di pasar ramai di N'Djamena, ibukota Chad. Sebanyak 15 orang tewas saat itu.
Kelompok Boko Haram makin menggencarkan serangan-serangan di Maiduguri sejak Presiden baru Nigeria, Muhammadu Buhari dilantik pada 29 Mei lalu. Dilaporkan hampir 570 orang tewas akibat serangan-serangan Boko Haram di Nigeria sejak 29 Mei tersebut.
(ita/ita)











































