Polisi China Tembak Mati 3 Warga Uighur dari Xinjiang

Polisi China Tembak Mati 3 Warga Uighur dari Xinjiang

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 14 Jul 2015 11:02 WIB
Polisi China Tembak Mati 3 Warga Uighur dari Xinjiang
Ilustrasi (ebcitizen.com)
Beijing - Kepolisian China menembak mati tiga warga Uighur asal Xinjiang yang disebut sebagai teroris. Dengan bersenjatakan pisau, mereka sempat menyerang petugas kepolisian saat hendak ditangkap.

"Ketika polisi mengejar tersangka teroris, empat teroris bersenjatakan pisau melawan saat akan ditangkap. Polisi melepas tembakan setelah teroris itu mengabaikan peringatan," demikian keterangan Biro Keamanan Publik Shenyang dalam akun microblog-nya, seperti dilansir Reuters, Selasa (14/7/2015).

Otoritas Shenyang menyebut keempat orang itu sebagai 'teroris Xinjiang' seperti mereka biasa menyebut warga etnis muslim Uighur di Xinjiang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilaporkan media setempat, Beijing News mengutip pemerintah provinsi Liaoning, 3 militan dari Xinjiang itu ditembak mati pada Senin (13/7) sore waktu setempat, setelah polisi menggerebek sebuah rumah kontrakan setempat. Sedangkan satu militan dilaporkan luka-luka dalam penggerebekan itu.

"Ketika polisi berusaha masuk untuk memeriksanya, empat teroris mengenakan penutup kepala sambil memegang pisau dan meneriakkan 'jihad' langsung menyerang polisi," demikian dilaporkan Beijing News.

Tiga anak-anak dan seorang wanita yang ada di dalam rumah di wilayah Hotan, Xinjiang tersebut ikut diamankan oleh polisi. Namun beberapa saat kemudian, pernyataan otoritas Shenyang itu dihapus dari akun microblog resmi mereka.

Kepolisian Shenyang menyatakan tidak ada warga sipil yang tewas maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Mereka enggan memberikan informasi detail soal penggerebekan tersebut.

Shenyang yang merupakan ibukota Provinsi Luaoning terletak sejauh 3 ribu kilometer dari Urumqi, ibukota Xinjiang yang menjadi tempat tinggal mayoritas warga muslim Uighur di China. (nvc/ita)


Berita Terkait