Seperti dilansir AFP, Senin (13/7/2015), wanita bernama Lamara Bell (25) dan kekasihnya, John Yuill (28) mengalami kecelakaan mobil di jalan tol dekat Stirling, Skotlandia pada 5 Juli lalu. Namun dia baru dievakuasi ke rumah sakit setempat pada Rabu (8/7) lalu, atau tiga hari setelah kecelakaan terjadi.
Petugas menemukan Bell tak sadarkan diri di dalam mobilnya dan dilarikan ke rumah sakit. Saat dibawa ke rumah sakit, Bell sudah dalam keadaan kritis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekasih Bell tewas seketika dalam kecelakaan mobil tersebut. Kronologi kecelakaan ini tidak diketahui pasti. Namun yang jelas, insiden ini sudah dilaporkan ke polisi pada 5 Juli. Namun entah bagaimana, tidak mendapat respons selama 72 jam atau selama 3 hari.
Penyelidikan otoritas setempat masih dilakukan untuk mencari tahu mengapa kelalaian semacam ini bisa terjadi. Kepala Kepolisian Skotlandia, Stephen House meminta maaf kepada keluarga korban atas hilangnya dua nyawa dalam kecelakaan ini.
"Kami sangat sedih atas kabar kematian Lamara Bell dan saya secara pribadi, ingin menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga dan kerabat korban atas kehilangan mereka. Kami terus bekerja sama sepenuhnya dalam penyelidikan polisi dan pengkajian komisioner, sementara mereka melakukan penyelidikan atas insiden tragis ini," tandasnya. (nvc/ita)











































