Meksiko Buru Gembong Narkoba Sinaloa yang Kabur dari Penjara

Meksiko Buru Gembong Narkoba Sinaloa yang Kabur dari Penjara

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 13 Jul 2015 09:29 WIB
Meksiko Buru Gembong Narkoba Sinaloa yang Kabur dari Penjara
Joaqin Guzman (Edgard Garrido/REUTERS)
Mexico City - Gembong narkoba kelas kakap Joaquin 'El Chapo' Guzman berhasil kabur dari penjara Meksiko. Otoritas Meksiko pun melakukan perburuan besar-besaran untuk mencari narapidana yang merupakan bos kartel narkoba Sinaloa ini.

Seperti dilansir AFP, Senin (13/7/2015), Guzman melarikan diri melalui terowongan yang digali di bawah toilet yang ada di selnya. Perburuan dilakukan sejak Sabtu (11/7) setelah petugas menyadari Guzman menghilang dari selnya yang ada di penjara Altiplano yang memiliki keamanan ketat.

Petugas keamanan penjara menemukan lubang sedalam 10 meter di area shower di sel penjara Guzman. Lubang itu mengarah ke terowongan bawah tanah sepanjang 1,5 kilometer lengkap dengan lubang ventilasi dan lampu. Terowongan itu memiliki tinggi 1,7 meter dan lebar 80 sentimeter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kaburnya Guzman ini menjadi pukulan besar bagi otoritas Meksiko. Terlebih, ini merupakan kedua kalinya Guzman kabur dari penjara dalam 14 tahun terakhir. Sejak ditangkap kembali pada Februari 2014 lalu, Guzman sudah mendekam 17 bulan di dalam penjara.

Jaksa Meksiko menginterogasi sejumlah pihak terkait, termasuk 30 sipir penjara dengan berbagai posisi dan pengawas penjara. Hal ini untuk memeriksa dugaan keterlibatan orang dalam.

"El Chapo tentu merencanakan hal ini sejak dia dijebloskan ke dalam penjara dan terdapat dukungan internal maupun eksternal yang sangat besar baginya untuk kabur," ucap ahli keamanan pada National Autonomous University of Mexico, Raul Benitez Manaut.

"Jelas terdapat korupsi di dalam dan di luar penjara. Ini seperti aksi melarikan diri dalam film," imbuhnya kepada AFP.

Sembari jaksa dan penyidik menyelidiki kaburnya Guzman, kepolisian dan tentara Meksiko dikerahkan untuk memeriksa sejumlah pos keamanan dan juga memeriksa setiap kendaraan mulai dari mobil pribadi hingga truk untuk mencari keberadaan Guzman.

Otoritas setempat telah menyelidiki kunjungan mencurigakan terhadap Guzman pada Maret lalu. Salah satunya ketika seorang wanita berhasil menemui Guzman dengan kartu identitas palsu. (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads