"Terjadi tindak penyerangan, yang diikuti pembunuhan di pintu masuk stasiun Uruguaiana," demikian pernyataan pihak pengelola kereta bawah tanah Metro Rio seperti dilansir AFP, Sabtu (11/7/2015).
Satu orang lainnya dilaporkan juga menjadi korban dalam aksi penyerangan tersebut dan mengalami luka-luka di bagian kaki. Belum diketahui pasti motif penembakan ini. Media setempat merilis foto korban yang tergeletak di lantai dan berlumuran darah. Identitas korban tewas belum dirilis kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya melihat korban berlari di dalam stasiun metro. Saya berusaha mendekat dan saya mendengar suara tembakan," tutur saksi mata, Pablo Rodrigues kepada AFP.
Pasca insiden penembakan ini, kepolisian Brasil menutup sementara stasiun kereta bawah tanah tersebut. Insiden ini terjadi di dekat kantor komisi penyelenggara Olimpiade 2016 yang akan digelar di Rio de Janeiro.
Insiden ini mengejutkan publik Rio de Janeiro, karena sistem kereta bawah tanah di wilayah tersebut dikenal selalu aman dari tindak kriminal. Stasiun kereta bawah tanah di Rio juga dikenal bersih dan terpelihara dengan baik. Terakhir kalinya insiden pembunuhan terjadi di stasiun bawah tanah kota tersebut ialah pada tahun 2003 lalu. (nvc/dha)











































