Otoritas setempat meyakini para tersangka berencana untuk pergi ke Suriah dan bertempur bersama ISIS. Bahkan sebagian besar tersangka diyakini sudah menjadi anggota ISIS.
Disebutkan juga bahwa tiga tersangka di antaranya merupakan warga asing. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut asal kewarganegaraan mereka. Demikian seperti dilaporkan kantor berita Turki, Anadolu dan dilansir Reuters, Jumat (10/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri Ahmet Davutoglu menyatakan, konflik yang terus terjadi di Suriah berpotensi memberi ancaman bagi Turki, yang merupakan negara tetangganya. Ribuan warga asing pun dilarang masuk ke Turki karena alasan keamanan.
Pejabat Divisi Pemberantasan Terorisme Kepolisian Turki enggan mengomentari hal ini.
Menurut kantor berita Anadolu, otoritas Turki menyita sejumlah senapan beserta amunisinya dalam operasi yang digelar berkelanjutan di wilayah Istanbul dan beberapa kota lainnya, seperti Kocaeli, Sanliurfa dan Mersin. Kota-kota yang ada di wilayah Turki bagian selatan tersebut terletak dekat dengan perbatasan Suriah. (nvc/ita)











































