Qassim al-Raymi ditunjuk menggantikan Nasser al-Wuhayshi sebagai pemimpin baru kelompok Al-Qaeda di Semenanjung Peninsula (AQAP). Wuhayshi tewas dalam serangan drone AS di kota Mukalla, Yaman, bulan lalu.
Seperti dilansir Reuters, Jumat (10/7/2015), ini merupakan pidato pertama Raymi semenjak ditunjuk menjadi pemimpin baru AQAP. Dalam pidatonya, Raymi memberikan penghormatan bagi Wuhayshi dan menyatakan kesetiaan kepada pemimpin Al-Qaeda, al-Zawahri.
Tidak hanya itu, Raymi juga menyerukan serangan terhadap AS. Kematian Wuhayshi memang menjadi pukulan telak bagi AQAP maupun Al-Qaeda secara keseluruhan.
"Kalian semua harus mengerahkan panah dan pedang kali terhadapnya (AS)," tegas Raymi dalam pidatonya seperti dikutip organisasi pemantau SITE.
Pidato Raymi itu berdurasi 14 menit 9 detik dan diproduksi oleh Yayasan Al-Malahem Media milik AQAP. Namun keaslian video itu belum bisa dipastikan. Terhadap al-Zawahri, Raymi menyatakan kesetiaannya di hadapan pendukungnya.
"Saya menyatakan sumpah setia kepada Anda, untuk selalu mendengarkan dan mematuhi, dalam masa susah maupun senang, dalam kesulitan maupun kemudahan, untuk selalu bertahan menghadapi diskriminasi dan tidak mempersoalkan kekuasaan dan melakukan jihad dalam nama Allah Maha Besar, dengan Alquran dan sunnah utusan-Nya, semoga rahmat Allah besertanya, memampukan saya," ucapnya.
Dalam pidatonya, Raymi juga memberikan ucapan selamat kepada koalisi faksi jihad di Suriah, termasuk Nusra Front atas kesuksesan merebut Provinsi Idlib dan juga bagi militan Taliban di Afghanistan atas kemenangan di Azm.
(nvc/ita)











































