Seperti dilansir CNN, Jumat (10/7/2015), topan Chan-hom saat ini masih berada di dekat Pulau Ryuku, Jepang. Topan ini bergerak dengan kecepatan maksimum 213 kilometer per jam.
Pusat Peringatan Topan Gabungan AS memprediksi, topan ini akan sedikit melemah sebelum menjangkau daratan China. Topan Chan-hom diprediksi akan mencapai wilayah Provinsi Zhejiang, China yang padat penduduk pada Sabtu (11/7) besok. Namun demikian, topan ini masih masuk dalam kategori badai level 2 yang berbahaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Topan Chan-hom yang membawa angin kencang dan hujan deras juga memicu dampak cukup besar di wilayah Taiwan bagian utara. Sejumlah sekolah dan kantor di Taiwan terpaksa ditutup sementara pada Jumat (10/7) ini.
Sebelum terancam diterjang topan Chan-hom, wilayah China tepatnya di Provinsi Guangdong dan juga Hong Kong diterjang badai tropis Linfa. Dampak dari badai tropis Linfa ialah penutupan Bandara Internasional Hong Kong pada Kamis (9/7) malam waktu setempat.
Namun tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat badai tropis Linfa yang semakin melemah pada Jumat (10/7) pagi ini. Badai Linfa juga sempat menerjang Filipina bagian utara, termasuk Manila pada awal minggu ini. (nvc/ita)











































