Kematian Saud Al Faisal dibenarkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arab Saudi. Hal ini seperti dikutip dari The Washington Post, Kamis (10/7/2015). Namun, penyebab kematiannya tidak diketahui. Tapi, dari dalam pemberitaan beberapa tahun terakhir ini, Saud dikabarkan memiliki penyakit Parkinson.
Ketika menjabat sebagai Menlu, Saud merupakan menteri terlama. Dia menjabat sejak tahun 1975. Selama empat dekade atau 40 tahun, ia menjabat menteri luar negeri. Bisa dikatakan Saud merupakan menteri yang memegang jabatan terlama di posisinya.
Dalam karirnya sebagai Menlu Arab Saudi, kiprah politik Saud sudah melewati macam-macam konflik di Timur Tengah. Misalnya terkait serangan Israel ke Lebanon yang terjadi sejak 1970-an dan 1980-an. Kemudian invasi Irak terhadap negara tetangganya, Kuwait yang menjadikannya perang Teluk. Tak ketinggalan invasi militer yang di pimpin AS serta sekutu dalam penyerangan ke Irak pada 2003 lalu.
Pangeran Saud merupakan putra raja ketiga Arab Saudi, Faisal, yang memerintah dari tahun 1964 sampai ia dibunuh pada tahun 1975. Pangeran Saud lahir di Thaif, dekat Mekkah, pada tanggal 2 Januari 1940. Saud Al Faisal pernah menemui eks Presiden AS George W. Bush di Oval Office pada tahun 2001.
(hty/ega)











































