Menurut badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dari angka tersebut, sekitar satu juta orang di antaranya meninggalkan Suriah dalam waktu 10 bulan terakhir.
"Ini populasi pengungsi terbesar dari satu konflik tunggal dalam satu generasi," tutur kepala pengungsi PBB, Antonio Guterres dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (9/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut badan pengungsi PBB, adanya lonjakan baru pengungsi Suriah di Turki telah menambah jumlah total pengungsi Suriah di negara-negara tetangga mencapai lebih dari 4.013.000.
Disebutkan badan pengungsi PBB, jika jumlah warga Suriah yang meninggalkan negaranya terus meningkat seperti ini, maka diperkirakan jumah pengungsi Suriah akan membengkak menjadi sekitar 4,27 juta jiwa pada akhir tahun ini.
Konflik Suriah telah berlangsung sejak Maret 2011 lalu. Menurut PBB, lebih dari 230 ribu orang telah tewas selama konflik berkepanjangan itu.
(ita/ita)










































