Menurut pejabat-pejabat keamanan Mesir seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (8/7/2015), empat orang lainnya luka-luka dalam serangan mortir itu.
Belum diketahui siapa yang menembakkan mortir tersebut. Baik tentara Mesir maupun para militan selama ini kerap menggunakan mortir dalam serangan-serangan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Militer telah mengerahkan tambahan pasukan dan persenjataan ke wilayah Semenanjung Sinai yang kerap dilanda serangan-serangan militan sejak tergulingnya presiden Mohamed Morsi pada Juli 2013. Wilayah Semenanjung Sinai berbatasan dengan Israel dan Jalur Gaza.
Sebelumnya, kelompok militan di Sinai telah menyatakan kesetiaan pada kelompok militan ISIS, yang menguasai sebagian besar wilayah Irak dan Suriah. (ita/ita)











































