"Wanita itu... turun di dekat pos pemeriksaan militer di Sabon Gari di mana dia meledakkan dirinya dan menewaskan empat orang lainnya," ujar saksi mata, Maikaho Abdu seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (8/7/2015).
Serangan bom itu terjadi di desa Sabon Gari, di sepanjang jalan Gombe, sekitar 110 kilometer dari Maiduguri, ibukota Borno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wanita itu mengikatkan bahan peledak ke tubuhnya dan turun dari kendaraan, beberapa meter dari pos pemeriksaan seakan-akan dia telah mencapai tujuan," tutur Ardo.
Seorang perwira militer Nigeria mengkonfirmasi serangan itu. "Teroris menewaskan dirinya sendiri dan empat orang lainnya dalam serangan itu," kata perwira militer yang enggan disebutkan namanya.
Saat ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri itu. Namun kelompok radikal Boko Haram telah melakukan serangkaian serangan mematikan, termasuk dengan menggunakan para wanita pengebom bunuh diri dalam enam tahun pemberontakan mereka.
Negara bagian Borno telah berulang kali menjadi target serangan-serangan Boko Haram. Kelompok ekstremis itu telah meningkatkan serangannya sejak 29 Mei lalu ketika Presiden baru Nigeria, Mohammadu Buhari dilantik. Menurut penghitungan AFP, lebih dari 550 orang telah tewas akibat serangan Boko Haram sejak pelantikan Buhari. (ita/ita)











































