"Ada ancaman bom pada penerbangan Turkish Airlines dan oleh karenanya, mereka memutuskan untuk mendaratkan pesawat di New Delhi," ujar seorang pejabat dari Pasukan Keamanan Industri Pusat India seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (7/7/2015).
Sumber-sumber keamanan India mengatakan, ancaman bom secara tertulis ditemukan di salah satu toilet pesawat Airbus A330 yang mengangkut 134 penumpang itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini petugas keamanan India tengah melakukan pemeriksaan di dalam pesawat untuk mencari bahan peledak. Penerbangan akan kembali dilanjutkan jika hasil pemeriksaan menunjukkan pesawat aman.
Juru bicara kepolisian New Delhi, Rajan Bhagat mengatakan, pesawat tengah melintas di atas wilayah kota Nagpur, India ketika pilot meminta izin untuk melakukan pendaratan darurat.
Dikatakan Bhagat, saat ini pesawat tengah diperiksa di area terpencil bandara tersebut.
(ita/ita)











































