Disampaikan kepolisian dan saksi mata setempat, seperti dilansir AFP, Senin (6/7/2015), pelaku masuk ke dalam Gereja Kristen Allah Ditebus di Jigawa, Potiskum dan kemudian meledakkan diri.
Seorang polisi yang membantu mengevakuasi jasad korban menuturkan, empat jemaat tewas seketika sedangkan satu jemaat lainnya meninggal dunia akibat luka-lukanya ketika tiba di rumah sakit setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saksi mata Gara Manu menuturkan kepada AFP, pelaku datang dengan menumpang becak motor. "Segera setelah pelaku masuk, suara ledakan keras mengguncang gereja yang masih dalam renovasi tersebut," imbuhnya.
"Saya melihat pelaku berjalan masuk dan dia sama sekali tidak memicu kecurigaan," tutur Manu.
Belum ada klaim dari kelompok maupun pihak tertentu atas insiden ini. Namun wilayah Potiskum yang merupakan ibu kota Yobe sering menjadi lokasi serangan militan Boko Haram sebelumnya, termasuk serangan bom bunuh diri.
Dalam aksinya, Boko Haram tidak hanya menyerang gereja tapi juga masjid, beberapa desa dan pasar setempat. Bahkan yang terbaru dilaporkan nyaris 200 orang tewas dalam rentetan pembantaian yang dilakukan Boko Haram dalam waktu 48 jam di negara bagian Borno. (nvc/ita)











































