Seperti dilansir dari AFP, Rabu (1/7/2015), Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan bahwa pemerintahnya bekerja sangat keras dalam pembicaraan ini. Hal tersebut ia sampaikan usai melakukan pembicaraan di Wina, Austria dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif.
"Kami bekerja sangat keras dan kami memiliki beberapa masalah yang sangat sulit namun kami yakin bisa membuat kemajuan dan kami akan terus bekerja," ujar Menlu AS John Kerry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direncanakan Menlu Perancis Laurent Fabius dan Menlu Tiongkok Wang Yi akan bergabung dalam perundingan di Wina pada Kamis (2/7/2015) bersama Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini. Iran sendiri telah menegaskan program nuklir yang digodoknya bertujuan untuk sipil dan medis. Terkait kesepakatan ini, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyambut baik dan mengingatkan negara republik Islam tersebut untuk memegang teguh kesepakatan itu. (yds/mpr)











































