Dalam video itu diperlihatkan para milisi dari kelompok Jaysh al-Islam (Army of Islam) mengenakan seragam penjara berwarna oranye yang kerap digunakan para korban eksekusi ISIS.
Namun dalam video itu, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/7/2015), para tersangka militan ISIS memakai baju berwarna hitam. Rekaman video itu meniru banyak aspek dari video-video eksekusi mati yang dilakukan ISIS, dengan efek-efek suara dan visual yang mirip. Video ini berdurasi hampir 20 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok pemberontak itu juga menuding ISIS bersekutu dengan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam melawan para pemberontak Suriah.
Bagian akhir video itu memperlihatkan 18 militan ISIS berlutut di depan para eksekutor yang menembak mereka di bagian kepala. Adegan tembak mati tersebut direkam dari berbagai sudut dan mencakup gambar-gambar mengerikan yang diambil dari jarak dekat.
(ita/ita)











































