AS dan Kuba Akan Buka Kembali Kedutaan, Akhiri Permusuhan 5 Dekade

AS dan Kuba Akan Buka Kembali Kedutaan, Akhiri Permusuhan 5 Dekade

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 01 Jul 2015 13:18 WIB
AS dan Kuba Akan Buka Kembali Kedutaan, Akhiri Permusuhan 5 Dekade
Washington, - Pemerintah Amerika Serikat dan Kuba telah mencapai kesepakatan untuk membuka kembali kedutaan-kedutaan di Washington dan Havana. Ini langkah besar guna mengakhiri permusuhan Perang Dingin yang telah berlangsung lima dekade.

Presiden AS Barack Obama akan menyampaikan pernyataan di Gedung Putih mengenai kesepakatan ini, yang merupakan salah satu prestasi besar kebijakan luar negeri kepresidenannya.

"Kami secara resmi besok akan mengumumkan bahwa AS dan Kuba telah mencapai kesepakatan untuk menjalin kembali hubungan diplomatik dan membuka kedutaan-kedutaan di masing-masing ibukota," kata seorang pejabat AS seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hubungan diplomatik kedua negara telah dibekukan selama lima dekade. Namun dalam 18 bulan terakhir, kedua negara diam-diam melakukan negosiasi untuk menjalin kembali hubungan diplomatik. Sampai akhirnya Obama dan Presiden Kuba Raul Castro pada Desember 2014 lalu, sepakat untuk memulihkan hubungan kedua negara.

Kedua pemimpin itu mengadakan pertemuan bersejarah di Panama pada April lalu. Ini merupakan pertemuan langsung pertama antara pemimpin AS dan Kuba sejak tahun 1956.

Pada Mei lalu, pemerintah AS mengambil langkah lebih jauh untuk pemulihan hubungan dengan mencoret Kuba dari daftar negara-negara pendukung terorisme. Selama ini pemerintah Kuba telah berulang kali memprotes daftar yang membuatnya sulit masuk ke pasar global.

Namun bakal calon presiden AS dari partai Republik, Jeb Bush menentang keras langkah untuk membuka kembali kedutaan AS di Kuba.

"Pada 4 Juli nanti, laporan mengenai kedutaan baru AS di Havana akan melegitimasi represi di Kuba, bukan mendukung perjuangan kebebasan dan demokrasi," cetusnya. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads