Penyidik internasional sejauh ini berhasil mengidentifikasi jasad 296 korban tewas. MH17 ditembak jatuh saat mengudara di atas wilayah konflik Ukraina timur pada 17 Juni 2014 lalu. Tidak ada korban selamat dalam insiden ini.
"Dua korban terakhir belum bisa diidentifikasi dan tampaknya, kecil kemungkinan hal ini bisa dilakukan," ucap Menteri Kehakiman Belanda, Ard van der Steur dalam suratnya kepada Parlemen Belanda seperti dilansir AFP, Rabu (1/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal sudah berulang kali penyidik mendatangi kembali lokasi jatuhnya MH17 di Ukraina bagian timur. Misi terakhir pada April lalu, setelah salah satu area bisa diakses usai meredanya pertempuran antara separatis pro-Rusia dengan militer Ukraina.
Van der Steur berharap agar jasad-jasad korban yang telah diidentifikasi bisa segera diserahkan kepada keluarga masing-masing, mulai 17 Juli mendatang. Barang-barang pribadi milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian akan dikembalikan kepada pihak keluarga, kecuali beberapa kamera dan laptop yang digunakan dalam penyelidikan kriminal insiden ini.
Pada Selasa (30/6), jaksa Belanda menyatakan telah mengidentifikasi beberapa pihak yang dianggap bertanggung jawab atas jatuhnya MH17. Namun belum ada nama tersangka yang muncul ke publik. (nvc/ita)











































