Dilarang Merokok, Ratusan Napi Rusuh di Penjara Australia

Dilarang Merokok, Ratusan Napi Rusuh di Penjara Australia

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 30 Jun 2015 13:23 WIB
Dilarang Merokok, Ratusan Napi Rusuh di Penjara Australia
Ilustrasi (Thinkstock)
Melbourne - Ratusan narapidana di penjara Melbourne, Australia menimbulkan kerusuhan. Penyebabnya, larangan merokok di dalam kompleks penjara tersebut.

Dampak dari kerusuhan ini, para staf dan sipir penjara terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Tayangan televisi setempat menunjukkan situasi di dalam penjara Ravenhall, pinggiran Melbourne yang memiliki pengamanan ketat.

Dalam tayangan televisi terlihat, para narapidana mengenakan penutup wajah, sambil membawa tongkat sebagai senjata. Mereka juga terlihat merokok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diperkirakan ada sekitar 300 narapidana yang terlibat kerusuhan ini. Demikian disampaikan media setempat, Australian Broadcasting Corporation dan dilansir Reuters, Selasa (30/6/2015).

"Polisi sedang berusaha menangani keributan ini," ujar juru bicara kepolisian negara bagian Victoria kepada Reuters.

"Staf penjara telah dievakuasi sebagai pencegahan. Para narapidana tetap ada di lapangan dan sejumlah personel kepolisian telah dikerahkan ke lokasi kejadian, termasuk sayap udara," imbuhnya.

Larangan merokok mulai diberlakukan di fasilitas-fasilitas penjara di Australia. Untuk penjara Ravenhall, larangan merokok mulai diterapkan pada Selasa (30/6) ini.

(nvc/ita)


Berita Terkait