Hingga kini, kepolisian setempat masih mengejar satu buronan narapidana lainnya. Kedua narapidana kasus pembunuhan, yakni Richard Matt (49) dan David Sweat (35) melarikan diri dari penjara Clinton yang memiliki pengamanan ketat, pada 6 Juni lalu.
Dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Sabtu (27/6//2015), kepolisian New York menyebut Matt tewas ditembak di kota Malone yang berjarak 16 kilometer dari perbatasan Kanada. Kota Malone berjarak 64 kilometer dari Lembaga Pemasyarakatan Clinton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seorang anggota penegak hukum menembak dan menewaskan seorang pria yang diyakini sebagai narapidana Lembaga Pemasyarakatan Clinton yang kabur, Richard Matt," demikian pernyataan kepolisian New York.
"Aparat penegak hukum masih mencari buronan narapidana lainnya, David Sweat," imbuhnya.
Salah satu senator New York dari Partai Demokrat, Chuck Schumer menuturkan kepada media setempat, CBS bahwa Matt tewas ditembak oleh seorang agen patroli perbatasan federal AS. Kedua narapidana memang dicurigai hendak bergerak ke wilayah Kanada.
Pengejaran kedua narapidana ini dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan lebih dari 1.100 personel kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya. Anjing pelacak dan helikopter ikut dikerahkan untuk mencari mereka.
Kaburnya kedua narapidana ini melibatkan orang dalam. Sejauh ini sudah dua pekerja penjara Clinton yang ditangkap karena dianggap membantu kedua narapidana melarikan diri dengan menyelundupkan barang-barang dan peralatan kepada mereka. (nvc/rvk)











































