Informasi ini telah dikonfirmasi oleh pejabat militer AS dan pemerintah Irak seperti dilansir Reuters, Jumat (26/6/2015). Disebutkan bahwa, jet F-16 ini merupakan milik militer Irak dan tengah digunakan untuk berlatih di atas wilayah AS. Hanya ada satu warga Irak di dalam jet tempur itu saat kejadian.
Seorang pejabat AS memastikan, jet tempur F-16 Fighting Falcon jatuh pada Rabu (24/6) malam waktu setempat. Pesawat tempur ini jatuh di lokasi sejauh 8 kilometer dari Bandara Douglas, dekat perbatasan Meksiko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara terpisah, pernyataan kantor Kementerian Pertahanan Irak membenarkan terjadinya kecelakaan itu dan menyebut penyelidikan masih terus dilakukan, terutama untuk mencari tahu penyebab jatuhnya pesawat.
Otoritas Arizona enggan merilis nama pilot jet tempur tersebut. Melainkan hanya menyebut bahwa pilot jet tempur itu merupakan salah satu dari 40 siswa, yang ikut program pelatihan terbang di Tucson. Program pelatihan internasional ini digelar oleh Sayap ke-162 Garda Udara Nasional dan terdapat beberapa murid dari Irak serta delapan negara lainnya.
Jatuhnya jet tempur ini menyebabkan pipa gas pecah, hingga menimbulkan kebakaran besar di wilayah Douglas. Api berhasil dipadamkan pada Rabu (23/6) malam dan untungnya tidak ada korban jiwa akibat kebakaran itu. (nvc/ita)











































