Seperti disampaikan Kementerian Kesehatan Korsel dalam pernyataannya dan dilansir AFP, Kamis (25/6/2015), salah satu korban jiwa ialah seorang pria berusia 65 tahun yang terinfeksi virus ini saat dirawat di rumah sakit kota Daejon. Pria ini didiagnosis terinfeksi MERS sejak 6 Juni lalu.
Satu korban jiwa lainnya merupakan seorang wanita berusia 70 tahun, yang merupakan kerabat salah satu pasien terinfeksi MERS. Wanita ini didiagnosis terinfeksi pada 22 Juni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari jumlah tersebut, sebanyak 74 pasien berhasil sembuh dari dari MERS dan diperbolehkan meninggalkan rumah sakit. Sedangkan sebanyak 77 pasien lainnya masih menjalani perawatan medis di rumah sakit, dengan sekitar 15 pasien dalam kondisi kritis. Sisanya, sebanyak 29 kasus berujung kematian.
Sementara itu, jumlah orang yang dikarantina karena dikhawatirkan terinfeksi MERS mengalami penurunan dari hari sebelumnya, menjadi 2.642 orang.
Penyebaran virus MERS di Korsel berawal dari seorang pengusaha berusia 68 tahun yang baru pulang dari perjalanan bisnis ke Arab Saudi. Pengusaha ini sempat mendatangi 4 rumah sakit, hingga menularkan kepada pasien dan petugas medis lainnya, sebelum dinyatakan positif terinfeksi MERS pada 20 Mei. (nvc/ndr)











































