"AS tidak memata-matai Presiden Prancis Francois Hollande atau pejabat pemerintah Prancis lainnya," kata Kerry seperti dilansir Reuters, Kamis (25/6/2015).
Kerry menegaskan, aksi mata-mata yang dilakukan National Security Agency (NSA) atau Badan Keamanan Nasional AS tidak menargetkan Presiden Hollande. Ia juga menyatakan aksi mata-mata AS tidak menargetkan negara-negara sekutu.
"Kami tidak menargetkan Presiden Hollande, kita tidak akan menargetkan teman-teman seperti Presiden Hollande, dan kami tidak melakukan kegiatan pengawasan intelijen asing kecuali ada beberapa tujuan keamanan nasional yang sangat spesifik dan divalidasi, yang saya tidak tahu dalam hal ini," kata Kerry dalam konferensi pers.
Sebelumnya, WikiLeaks melansir artikel terkait aksi spionase yang dilakukan NSA terhadap tiga presiden Prancis. Hal ini langsung memicu kekecewaan Presiden Hollande dengan memanggil Duta Besar AS untuk Prancis.
Presiden Hollande kemudian berbicara dengan Presiden AS Barrack Obama melalui sambungan telepon. Kepada Hollande, Obama mengaku akan menghentikan aksi spionase tersebut. (vid/ear)











































