Bocah 12 Tahun Pengebom Bunuh Diri Tewaskan 10 Orang di Nigeria

Bocah 12 Tahun Pengebom Bunuh Diri Tewaskan 10 Orang di Nigeria

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 24 Jun 2015 19:22 WIB
Bocah 12 Tahun Pengebom Bunuh Diri Tewaskan 10 Orang di Nigeria
Ledakan bom bunuh diri di terminal bus Nigeria yang terjadi sehari sebelumnya, atau pada 23 Juni 2015 (AFP)
Abuja - Seorang bocah berusia 12 tahun melakukan aksi bom bunuh diri di tengah keramaian pasar di Nigeria. Sedikitnya 10 orang tewas akibat ledakan bom di wilayah Yobe ini.

Seperti dilansir CNN dan Reuters, Rabu (24/6/2015), ledakan bom ini terjadi pada Selasa (23/6) waktu setempat, ketika pasar sedang ramai. Ledakan ini juga melukai lebih dari 30 orang lainnya.

Menurut saksi mata, ledakan ini dipicu oleh bom bunuh diri yang didalangi seorang anak perempuan berusia 12 tahun. Gadis kecil ini meledakkan diri di tengah-tengah para pedagang dan pembeli yang memenuhi pasar mingguan di desar terpencil Wagir, Yobe.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya melihat pelaku bom bunuh diri ini, seorang gadis kecil yang berusia tidak lebih dari 12 tahun. Saya menghitung ada sekitar 10 orang yang tewas," tutur seorang sopir bernama Hussani Ibrahim, yang membantu mengevakuasi 23 korban luka ke rumah sakit setempat.

Wilayah Yobe memang beberapa kali menjadi lokasi serangan militan Boko Haram. Namun sejauh ini, belum ada kelompok tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan ini.

Ledakan ini terjadi selang sehari setelah ledakan bom bunuh diri mengguncang terminal bus di Maiduguri dan menewaskan 20 orang serta melukai 50 orang lainnya. Pelaku bom bunuh diri disebut seorang gadis berusia 17 tahun.

Presiden baru Nigeria, Muhammadu Buhari telah bersumpah menjadikan pemberantasan Boko Haram sebagai prioritasnya sejak resmi menjabat pada 29 Mei lalu. Beberapa minggu terakhir, Presiden Buhari menggelar dialog dengan beberapa negara tetangga untuk membentuk pasukan regional demi menangkal Boko Haram.

Nigeria memang selama ini berkoalisi dengan Chad, Niger dan Kamerun dalam memberantas Boko Haram. (nvc/ita)


Berita Terkait