Demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Korsel seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (24/6/2015). Disebutkan pula, sebanyak 67 orang yang telah dinyatakan terjangkit virus MERS, saat ini telah sembuh dan sudah meninggalkan rumah sakit.
Sementara jumlah korban jiwa sejak wabah MERS melanda Korsel pada Mei lalu, sejauh ini mencapai 27 orang. Korsel merupakan negara dengan jumlah kasus MERS terbanyak di luar Arab Saudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut WHO, wabah MERS di Korsel sangat "besar dan rumit".
Penyakit MERS disebabkan oleh coronavirus dari famili yang sama dengan virus Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS), yang menewaskan 349 orang di China pada tahun 2003.
Sejauh ini, penyebaran virus MERS baru terjadi di dalam lingkungan rumah sakit dan belum menyebar keluar hingga ke masyarakat umum. Di Arab Saudi sendiri, dilaporkan terdapat lebih dari 1.000 kasus MERS dengan lebih dari 400 kasus di antaranya berujung kematian.
(ita/ita)










































