Cuaca Panas Ekstrem di Pakistan Tewaskan 249 Orang, Terbanyak di Karachi

Cuaca Panas Ekstrem di Pakistan Tewaskan 249 Orang, Terbanyak di Karachi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 23 Jun 2015 09:50 WIB
Cuaca Panas Ekstrem di Pakistan Tewaskan 249 Orang, Terbanyak di Karachi
ilustrasi cuaca panas (Thinstock)
Islamabad, - Gelombang panas yang melanda Pakistan beberapa hari terakhir terus menelan korban jiwa. Sejauh ini, lebih dari 200 orang telah tewas akibat cuaca panas ekstrem tersebut.

Korban jiwa terbanyak dilaporkan di Karachi, kota terbesar di Pakistan, yang suhu udaranya mencapai 45 derajat Celsius pada akhir pekan lalu. Di kota tersebut, sudah 202 orang dilaporkan tewas. Setidaknya 11 korban tewas lainnya dilaporkan di beberapa daerah di provinsi Punjab.

"Korban jiwa akibat gelombang panas ini telah melampaui angka 200 di Karachi seiring kami telah mengkonfirmasi 140 korban tewas di rumah sakit Jinnah Postgraduate Medical Centre (JPMC) dan 62 korban tewas dari rumah sakit Civil Hospital Karachi," ujar menteri kesehatan wilayah setempat, Jam Mehtab Dehar seperti dikutip kantor berita AFP, Selasa (23/6/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakannya, angka sebenarnya bisa lebih tinggi, mengingat beberapa rumah sakit lainnya tidak dihitung. Menurut penghitungan media AFP berdasarkan informasi dari lima rumah sakit di sekitar Karachi, jumlah korban jiwa bisa mencapai 249 orang. Β 

Suhu tertinggi yang pernah melanda Karachi adalah 47 derajat celsius yang terjadi pada 1979.

Menurut Dr Semee Jamali, kepala unit darurat di Rumah Sakit Jinnah di Karachi, mayoritas korban meninggal adalah kaum lanjut usia.

"Pasien korban gelombang panas dibawa ke rumah sakit dengan kondisi demam tinggi, tidak sadarkan diri, dehidrasi, dan kejang-kejang," ujar Dr Semee Jamali.

Sebelumnya pada Mei lalu, gelombang panas serupa juga melanda India. Saat itu, lebih dari 2 ribu orang meninggal akibat terpapar suhu udara yang rata-rata mencapai 48 derajat celsius. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads