Dengan demikian, hingga kini sudah 27 orang yang meninggal akibat MERS di Korsel. Demikian seperti diberitakan kantor berita Reuters, Senin (22/6/2015).
Kedua korban jiwa terbaru adalah pasien-pasien berumur 80-an tahun yang telah mengidap penyakit lainnya sebelum terjangkit MERS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyebaran virus MERS di Korsel berawal dari seorang pengusaha berusia 68 tahun yang baru pulang dari perjalanan bisnis ke Arab Saudi. Pengusaha ini sempat mendatangi empat rumah sakit, hingga menularkan kepada pasien dan petugas medis lainnya, sebelum dinyatakan positif terinfeksi MERS pada 20 Mei lalu.
Sejauh ini, penyebaran virus MERS baru terjadi di dalam lingkungan rumah sakit dan belum menyebar keluar hingga ke masyarakat umum. Di Arab Saudi sendiri, dilaporkan terdapat lebih dari 1.000 kasus MERS dengan 400-an kasus di antaranya berujung kematian. (ita/ita)











































