"Kami baru mendapat laporan bahwa 8 orang sudah tertangkap di Vietnam," jelas Wakil Dubes RI untuk Malaysia Hermono dalam keterangan tertulis pada detikcom, Jumat (19/6/2015).
KBRI Kuala Lumpur berkoordinasi dengan KBRI Hanoi untuk mengkonfirmasikan laporan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kapal Orkim Harmony sudah dikuasai kru dan sekarang menuju pelabuhan Kuantan. Diperkirakan besok pagi sudah sampai," ujar Wakil dubes RI untuk Malaysia, Hermono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/6/2015) pukul 08.47 WIB
Dari 22 ABK, ada 5 ABK WNI. Satu di antara 5 WNI tersebut tertembak di kaki dan dibawa ke RS Kota Bahru, Kelantan.
Informasi serupa disampaikan Kepala Angkatan Laut Malaysia Laksamana Abdul Aziz Jaafar. Dia menyebut luka tembak itu akibat tembakan oleh perompak. Saat ini kapal Orkim Harmony yang telah dimodifikasi nama lambungnya oleh perampok menjadi Kim Harmon tengah dalam perjalanan ke Kuantan di bawah kawalan kapal perang KD Handalan dan akan tiba besok pukul 02.00 dini hari. Abdul Aziz hari Kamis kemarin menyebut perompak berbahasa Melayu beraksen Indonesia. (nwk/nrl)










































