Insiden ini terjadi menyusul tenggelamnya kapal pesiar China pada 1 Juni lalu, juga di perairan sungai Yangtze, yang merupakan sungai terpanjang di China. Sebanyak 442 orang tewas dalam kecelakaan kapal terburuk di China era modern tersebut.
Saat itu, hanya 12 orang yang selamat dalam musbah kapal pesiar "Eastern Star" tersebut. Dilaporkan bahwa kapal berbobot 2.200 ton dengan panjang 76,5 meter itu terbalik hanya dalam waktu kurang dari 1 menit.
Menurut medua pemerintah China, dalam insiden yang terjadi Kamis pagi tadi waktu setempat, kapal kargo tersebut berbalik arah dan kemudian terjebak di dasar sungai di provinsi Jiangsu. Kapal kargo tersebut diperkirakan berbobot sekitar 300 ton.
Belum ada keterangan resmi dari otoritas China mengenai jumlah awak kapal kargo itu. Namun sebuah stasiun radio lokal melaporkan, kapal itu diyakini mengangkut dua orang.
"Tak ada tanda-tanda kehidupan," demikian dilaporkan radio provinsi Jiangsu.
Kapal tersebut mengangkut bahan kimia sodium hidroksida, yang juga dikenal sebagai Iye. Sejauh ini tidak terdeteksi adanya kebocoran bahan kimia ke sungai. (ita/ita)











































