Dokter bernama Tareq Kamleh tersebut terlihat dalam video yang diunggah ke YouTube pada April lalu, dengan menyebut dirinya sebagai Abu Yusuf. Dia menjelaskan bahwa dirinya pergi ke kota Raqa, Suriah untuk menggunakan kemampuan medisnya dalam perjuangan ISIS.
"Saya melihat ini sebagai bagian dari jihad saya untuk Islam guna membantu muslim di wilayah ini, yang saya bisa, yakni dalam bidang medis," tutur Kamleh dalam video tersebut. "Saya harap saya bisa datang lebih cepat," cetusnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim Gabungan Kontraterorisme South Australia telah mendapatkan perintah penangkapan untuk Dr Tareq Kamleh," demikian pernyataan kepolisian seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (18/6/2015).
"Begitu Dr Kamleh kembali ke Australia, perintah ini memberikan otorisasi bagi aparat penegak hukum untuk menangkap dia segera," demikian disampaikan kepolisian.
Pemerintah Australia telah meningkatkan level ancaman terornya ke "tinggi" sejak September 2014 lalu dan telah melakukan serangkaian operasi antiterorisme. Hal ini dilakukan otoritas Australia menyusul kepergian puluhan warga Australia untuk bertempur bersama jihadis ISIS di Irak dan Suriah. (ita/ita)











































