Dilansir dari AFP, Kamis (18/6/2015), ledakan yang didalangi ISIS itu telah menghancurkan sejumlah masjid, rumah, kantor milik pemberontak Syiah Huthi.
Ledakan itu menewaskan 31 orang. Dalam pernyataan yang dipublikasikan secara online itu, ISIS mengatakan empat mobil pembom menargetkan dua tempat ibadah.
Ada pula markas besar politbiro milik pemberontak, dan sebuah rumah dari pejabat pemberontak, ikut diledakkan.
Petugas keamanan dan saksi mata menyatakan ada lima ledakan, termasuk yang berasal dari tiga mobil pembom. Mobil itu dihantamkan ke masjid kaum Syiah dan rumah pejabat pemberontak Syiah Huthi.
(dnu/imk)











































