Menteri Dalam Negeri awalnya mengatakan bahwa hewan tersebut adalah singa dan pemerintah mengerahkan pasukan khusus untuk memburu binatang yang telah lepas sejak banjir melanda pekan lalu. Namun, juru bicara menteri, Nino Giorgobani kemudian mengatakan bahwa hewan itu adalah harimau dan telah dilikuidasi. Demikian dilansir AFP, Kamis (18/6/2015).
Serangan tersebut hanya berjarak dua hari setelah perdana menteri Georgia menyatakan bahwa semua hewan yang terbawa banjir dari kebun binatang termasuk singa, beruang, dan kuda nil sudah dibunuh atau ditangkap. Saksi mata berkata pada TV setempat bahwa mereka melihat seseorang diserang oleh harimau putih dekat Heroes Square yang tak jauh dari kebun binatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korbannya adalah seorang pria berusia 43 tahun. Dia dibawa ke rumah sakit dengan serangan jantung dan carotic artery yang putus.
"Cideranya sangat parah, dokter tidak bisa mengembalikan detak jantung untuk menyelamatkannya," kata Kepala Rumah Sakit Republik Tbilisi, Avtandil Imedadze.
Banjir ini telah menewaskan setidaknya 17 orang, termasuk 3 orang pegawai kebun binatang. Pusat kota rusak berat dan 5 orang masih hilang. (imk/dnu)











































