Para polisi di kota Xian, China utara melepas tembakan ke pria tersebut setelah dia menyerang "orang-orang yang sedang membeli tiket." Demikian disampaikan kepolisian setempat dalam postingan di media sosial seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (17/6/2015).
Disebutkan bahwa pria tersebut kemudian tewas akibat luka-lukanya. Dalam postingan itu, kepolisian mengidentifikasi pria tersebut sebagai warga muslim Uighur yang banyak bermukim di wilayah Xinjiang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stasiun televisi pemerintah CCTV menayangkan rekaman gambar yang kabur, yang menunjukkan seseorang terbaring di tanah dengan dikelilingi belasan polisi. Beberapa polisi tampak memegang pentungan.
Menurut Dilxat Raxit, juru bicara organisasi World Uyghur Congress, pembunuhan di Xian tersebut menunjukkan "sikap permusuhan klasik dari aparat keamanan China".
Sebelumnya pada Maret lalu, kepolisian di kota Guangzhou, China selatan menembak mati seorang pria yang diduga melakukan penikaman di stasiun kereta. Sembilan orang luka-luka akibat serangan pria bersenjata pisau tersebut. (ita/ita)











































