Seperti dilansir CNN, Rabu (17/6/2015), Trump mengumumkan pencalonan dirinya di Trump Tower, New York pada Selasa (16/6) waktu setempat. Dia banyak mengungkap rencananya dan bahkan memberikan pidato berapi-api dan menyerang banyak pihak.
Mulai dari mengkritisi kebijakan pemerintah AS hingga menyebut para migran Meksiko yang datang ke AS sebagai pemerkosa. Tidak lupa, Trump juga mengejek Presiden Barack Obama yang disebutnya sebagai kekuatan negatif dan menyindir kemampuan negosiasinya yang buruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Trump vs Perry
|
Rick Perry (Reuters)
|
"Saya bisa memberitahu Anda bahwa beberapa kandidat yang maju, mereka tidak tahu bagaimana pendingin ruangan bekerja. Mereka berkeringat seperti anjing," sebut Trump menyindir Perry yang saat konferensi pers memang banyak berkeringat.
2. Trump vs Chafee
|
Lincoln Chafee (Reuters)
|
"Mereka tidak tahu ruangannya terlalu besar karena tidak ada siapapun di sana. Bagaimana mereka akan mengalahkan ISIS?" ejek Trump.
3. Trump vs Bush
|
Jeb Bush (Reuters)
|
Dalam pidatonya, Trump tidak hanya mempertanyakan kecerdasan Jeb Bush, tapi juga menyindir kesalahan yang dilakukan Bush pada Mei lalu saat menanggapi pernyataan soal kebijakan kakaknya yang menginvasi Irak.
"Semua politikus yang berkompetisi dengan saya sekarang, mereka berusaha melemahkan diri. Maksud saya, coba lihat Bush, dia butuh waktu 5 hari untuk menjawab pertanyaan soal Irak. Dia tidak bisa menjawab pertanyaan, dia tidak tahu. Saya katakan, 'Apakah dia cerdas?'" sindir Trump.
4. Trump vs Rubio
|
Marco Rubio (Reuters)
|
"Saya melihat ke Rubio, dia tidak mampu menjawab pertanyaan, apakah Irak baik atau tidak? Dia tidak tahu. Dia tidak bisa menjawab pernyataan. Bagaimana orang-orang seperti ini akan memimpin kita?" ucap Trump.
Selanjutnya, Trump juga mencela para kandidat lainnya yang telah mencalonkan diri dalam pemilu presiden 2016 mendatang.
"Bagaimana orang-orang ini akan memimpin kita? Bagaimana kita akan membuat AS berjaya kembali? Kita tidak bisa. Mereka tidak memiliki petunjuk. Mereka tidak bisa memimpin kita. Mereka tidak bisa menjawab pertanyaan sederhana," tandasnya.











































