Ejek Obama, Donald Trump Sebut Obama Kekuatan Negatif

Ejek Obama, Donald Trump Sebut Obama Kekuatan Negatif

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 17 Jun 2015 11:59 WIB
Ejek Obama, Donald Trump Sebut Obama Kekuatan Negatif
don
New York, - Miliarder Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan keikutsertaannya dalam bursa pencalonan presiden AS. Pria berumur 69 tahun itu mengawali kampanye pencalonannya dengan pidatonya yang bisa dibilang, penuh kebencian. Dia menyerang banyak pihak, bahkan juga Presiden Barack Obama.

"Dia bukan cheerleader (pemandu sorak-red), dia sebenarnya kekuatan negatif," cetus Trump mengenai Obama seperti dilansir CNN, Rabu (17/6/2015).

Dalam pidatonya di gedung Trump Tower yang terletak di Fifth Avenue, New York itu, Trump juga mengkritik kemampuan negosiasi pemerintahan Obama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Presiden kita tak punya petunjuk, dia negosiator yang buruk," cetus pengusaha raksasa properti itu.

Dalam pidatonya itu, Trump berjanji akan membuat Amerika kembali berjaya. "Saya secara resmi mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat dan kami akan membuat negara ini berjaya kembali," tuturnya.

Trump juga mencela kebijakan luar negeri dan ekonomi AS. Dia mengejek para politikus dan berjanji akan menghentikan keadaan yang disebutnya sebagai kemunduran AS. "Negara kita sedang mengalami masalah besar. Kita tidak lagi punya kemenangan," cetusnya.

Dengan slogan kampanyenya yang berbunyi, "Make America Great Again", Trump meramaikan bursa pencalonan presiden Partai Republik. Dia pun menobatkan dirinya sebagai "orang yang paling sukses yang pernah mencalonkan diri sebagai presiden, sejauh ini". Β 
Trump bahkan menunjukkan kekayaan berupa kepemilikan toko Gucci. Menurutnya, hanya orang seperti dirinyalah yang bisa mengembalikan keunggulan ekonomi Amerika.

Masyarakat Amerika sekarang melihat Trump sebagai seorang bintang reality show lewat 14 seri Apprentice-nya. Keinginan Trump untuk menjadi presiden AS pertama kali muncul pada tahun 1987, kemudian tahun 1999, tahun 2004 dan terakhir tahun 2011. Dikatakannya, pencalonannya kali ini adalah pencalonan yang paling serius.

Pengumuman pencalonan Trump ini disampaikan hanya berselang satu hari dari pencalonan Jeb Bush, adik mantan Presiden George W. Bush.
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads